Banyak masjid memasang alat penunjuk waktu jam digital di tembok, biasanya dekat mimbar atau podium. Penunjuk waktu dengan angka-angka digital ini terasa lebih modern, lugas to the point ketika dilihat, dibandingkan jam konvensional dengan jarum penunjuk. Maka solat berjamaah menjadi agak berbeda juga. Waktunya dihitung mundur. Seperti di masjid perumahan tempat saya tinggal. Setiap selesai adzan dilakukan bilal, jam digital yang biasanya bergerak maju, disetting khusus agar bergerak mundur dari 10-9-8-7-6... dan seterusnya. Hitungan mundur selepas adzan berdurasi sekitar 5 menit. Sehingga jika jam menunjukkan angka 00.00 bilal harus lakukan iqomah tanda dimulai solat berjamaah. Tetapi tak semua jemaah solat taat aturan. Ada saja diantara mereka yang mengabaikan hitungan mundur, tetap melakukan solat-solat sunnah. Waktu 5 menit sebenarnya cukup untuk melakukan solat sunnah sebelum yang wajib berjamaah. Jika habis batas waktu lima m...
Melekat di setiap sudut hati dan pikiranmu, jika tidak, abaikan deskripsi ini